Pembuatan Brosur Digital Hari Sumpah Pemuda SMP Kelas 7

 

๐Ÿ“˜ Modul Ajar Projek: Pembuatan Brosur Digital Hari Sumpah Pemuda

๐Ÿซ Satuan Pendidikan: SMPN 74 Bandung

๐Ÿง‘‍๐Ÿซ Guru Pengampu: Afryan Anggriana, S.Tr.Kom., Gr.

๐Ÿงฉ Kelas/Semester: VII / Ganjil

๐Ÿ•’ Alokasi Waktu: 2 JP (±80 menit)

๐Ÿง  Topik: “Desain Brosur Digital untuk Memperingati Hari Sumpah Pemuda”


๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu:

  1. Mengidentifikasi fungsi dan unsur desain brosur digital.

  2. Menggunakan aplikasi Canva untuk membuat brosur bertema Hari Sumpah Pemuda.

  3. Menerapkan etika publikasi digital dengan mengunggah karya ke media sosial sekolah secara sopan dan bertanggung jawab.


๐Ÿ’ก Pemahaman Bermakna

“Teknologi bukan hanya alat, tapi juga sarana untuk berkarya dan menyebarkan semangat kebangsaan.”


๐Ÿงฉ Profil Pelajar Pancasila

  • Kreatif: mengekspresikan ide kebangsaan dalam karya digital.

  • Gotong royong: bekerja sama dalam kelompok desain.

  • Bernalar kritis: memilih elemen visual dan teks yang sesuai pesan.

  • Berkebinekaan global: menyebarkan nilai nasionalisme melalui media digital secara positif.


๐Ÿง  Materi Singkat

Apa itu Brosur Digital?
Brosur digital adalah media promosi atau informasi dalam bentuk visual yang dibuat menggunakan aplikasi desain grafis (seperti Canva) dan dibagikan secara online.

Ciri Brosur yang Baik:

  • Singkat, jelas, menarik

  • Memiliki judul kuat

  • Gambar relevan dan kontras

  • Mengandung pesan utama

Contoh Ide Brosur Sumpah Pemuda:

  • “Bersatu Bangun Bangsa”

  • “Semangat Pemuda di Era Digital”

  • “Generasi Cerdas, Bangga Berbudaya”


Sejarah Singkat Sumpah Pemuda

๐Ÿ•ฐ️ 1. Latar Belakang

Awal abad ke-20, bangsa Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda.
Para pemuda dari berbagai daerah mulai menyadari pentingnya persatuan untuk mencapai kemerdekaan.
Mereka tergabung dalam berbagai organisasi daerah seperti:

  • Jong Java

  • Jong Sumatera

  • Jong Ambon

  • Jong Celebes

  • Jong Batak Bond
    dan banyak lagi.

Meski berasal dari latar belakang berbeda, para pemuda memiliki cita-cita yang sama: Indonesia yang bersatu dan merdeka.


๐Ÿ›️ 2. Kongres Pemuda I (1926)

Diselenggarakan pada 30 April – 2 Mei 1926 di Jakarta.
Tujuannya:

  • Menumbuhkan semangat persatuan antarorganisasi pemuda.

  • Membicarakan langkah menuju bangsa yang mandiri.

Namun hasilnya belum konkret karena masih banyak perbedaan pendapat.


๐Ÿ›️ 3. Kongres Pemuda II (1928)

Inilah momen bersejarah yang melahirkan Sumpah Pemuda.
Kongres ini diselenggarakan di Jakarta pada 27 – 28 Oktober 1928, dihadiri oleh wakil-wakil organisasi pemuda dari seluruh Indonesia.

Tokoh-tokoh penting yang hadir antara lain:

  • Soegondo Djojopoespito (Ketua Kongres)

  • Mohammad Yamin (Perumus isi Sumpah Pemuda)

  • Wage Rudolf Supratman (Pencipta lagu Indonesia Raya)


๐Ÿ“œ 4. Isi Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928)

1️⃣ Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2️⃣ Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3️⃣ Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.


๐ŸŽถ 5. Lagu “Indonesia Raya”

Pada akhir kongres, Wage Rudolf Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya “Indonesia Raya” menggunakan biola.
Lagu ini kemudian menjadi lagu kebangsaan Indonesia setelah kemerdekaan.


๐ŸŒŸ 6. Makna dan Nilai Sumpah Pemuda

  • Menegaskan bahwa persatuan lebih penting dari perbedaan.

  • Menjadi pondasi lahirnya bangsa Indonesia.

  • Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

  • Menginspirasi perjuangan menuju proklamasi kemerdekaan tahun 1945.


❤️ 7. Sumpah Pemuda di Era Digital

Sekarang, semangat Sumpah Pemuda bisa diwujudkan dengan:

  • Bersatu dalam keberagaman di dunia digital.

  • Menggunakan media sosial untuk menyebarkan hal positif.

  • Berkarya dan berinovasi demi kemajuan bangsa.

✨ “Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah,
tetapi semangat yang harus terus hidup dalam hati generasi muda.”


๐Ÿงฉ Langkah-Langkah Pembelajaran

๐Ÿ• Pendahuluan (10 menit)

  • Tanya jawab ringan: “Apa makna Sumpah Pemuda bagi kalian sebagai generasi muda digital?”

  • Guru menjelaskan proyek hari ini: “Kita akan membuat brosur digital bertema Hari Sumpah Pemuda menggunakan Canva di HP kalian!”


๐Ÿ’ป Kegiatan Inti (60 menit)

Langkah 1 – Eksplorasi (10 menit)

  • Guru menunjukkan contoh desain brosur Canva yang menarik.

  • Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil (3–4 orang).

  • Setiap kelompok menentukan tema dan judul brosur mereka.

Langkah 2 – Produksi Karya (35 menit)

  • Siswa membuka Canva (canva.com / aplikasi di HP).

  • Membuat desain brosur dengan memperhatikan:

    1. Judul brosur

    2. Isi singkat (pesan nasionalisme)

    3. Gambar atau ikon yang relevan

    4. Nama kelompok dan kelas

Langkah 3 – Publikasi (15 menit)

  • Setelah desain selesai, siswa mengunduh hasil karya (format PNG/JPG).

  • Kemudian mengunggah ke Instagram pribadi atau kelas mereka.

  • Tambahkan tag ke akun sekolah: @bdg.smpn74 dan tulis caption singkat:

    “Kami generasi muda SMPN 74 Bandung siap melanjutkan semangat Sumpah Pemuda! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ #SumpahPemuda #SMPN74Bandung #InformatikaKreatif”


๐Ÿงพ Penutup (10 menit)

  • Guru menampilkan beberapa karya di layar/projector (jika ada).

  • Refleksi bersama: “Bagaimana perasaanmu membuat karya digital tentang semangat kebangsaan?”

  • Guru memberi umpan balik dan apresiasi untuk kreativitas siswa.


๐Ÿ“Š Asesmen

AspekIndikatorBentuk Penilaian
PengetahuanMengetahui fungsi dan ciri brosur digitalTanya jawab / refleksi
KeterampilanMampu membuat dan mempublikasikan brosur digital di CanvaHasil karya & unggahan
SikapMenunjukkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab digitalObservasi & etika online

๐Ÿ“Ž Sarana dan Prasarana

  • HP siswa dengan koneksi internet

  • Aplikasi Canva (gratis)

  • Akun Instagram sekolah: @bdg.smpn74

  • Proyektor (opsional untuk menampilkan hasil karya)


๐Ÿ“˜ Refleksi Guru

Kegiatan ini memperkuat digital literacy sekaligus menanamkan nilai kebangsaan.
Siswa belajar tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga mengisi ruang digital dengan konten positif dan inspiratif.


Komentar